5 Ciri Relay Kulkas 1 Pintu Rusak yang Harus Diwaspadai!

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa relay kulkas 1 pintu atau banyak disebut overload memiliki peranan yang penting. Karena berhubungan dengan pemenuhan daya listrik, jika terjadi kendala maka akan mempengaruhi kinerja kulkas. Maka dari itu Anda perlu mewaspadai 5 ciri berikut, untuk mencegah kerusakan lebih lanjut!

Sekilas Tentang Relay Kulkas 1 Pintu

Ciri Relay Kulkas 1 Pintu Rusak

Bacaan Lainnya

Pada dasarnya relay overload merupakan komponen kecil, tapi memiliki peranan yang besar dalam sistem pendinginan pada kulkas. Komponen yang biasanya terletak dekat kompresor ini, berfungsi untuk menjaga kebutuhan daya listrik memadai serta menjadi starter motor kompresor.

Relay bekerja berdasarkan perubahan temperatur, dimana pada suhu rendah hambatannya rendah, sehingga arus bisa mengalir ke kumparan bantu, tetapi setelah beberapa saat, hambatannya naik sehingga arus tidak dapat mengalir ke kumparan bantu.

Dalam kulkas sendiri ada beberapa relay yang digunakan, seperti halnya relay magnetic, potensial dan juga start relay. Walaupun cara kerjanya mirip, namun beberapa partisi yang berbeda, membuat kinerja antar jenis pastinya berbeda satu sama lain.

Ciri Relay Kulkas 1 Pintu Rusak

Ada beberapa ciri yang perlu Anda waspadai sebagai kerusakan pada relay, seperti halnya:

1. Kompressor Kulkas Mati

Karena menyalurkan listrik pada kompresor, jika relay rusak besar kemungkinan kompresor tidak bisa menyala. Hal ini akan berimbas pada kulkas yang nyala tapi tak mengeluarkan udara dingin, hingga kulkas mati total tak bisa nyala sama sekali.

Relay yang tidak menyalurkan listrik, membuat komponen lain bisa berhenti berjalan. Alasan utama masalah terjadi karena adanya tumpukan debu, konsleting atau hambatan lain yang mungkin terjadi.

2. Tegangan Listrik Jadi tidak Stabil

Ciri relay kulkas 1 pintu rusak selanjutnya adalah membuat tegangan listrik jadi naik turun dan tidak stabil. Masalah ini mungkin terjadi karena kontak bimetal pada relay terbuka, sehingga membuat arus listrik yang masuk berjalan tidak stabil.

Bahkan hal ini bisa sangat rawan karena dapat berimbas pada kerusakan peralatan elektronik lain. Proses lonjakan tegangan juga sangat berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, karena adanya konsleting arus listrik.

3. Terjadi Pengeroposan pada Komponen

Kerusakan sangat mungkin menimbulkan pengerasan pada komponen, karena arus tak stabil akan menimbulkan panas yang bisa jadi terus meningkat. Suhu panas tinggi juga beresiko melelehkan komponen lain, yang terbuat dari bahan dasar plastik.

4. Platina tak Dapat Bekerja

Relay kulkas 1 pintu bekerja dari susunan platina sebagai penghantar arus listrik. Seiring berjalannya waktu, platina akan dapat mengurangi kinerjanya. Beberapa kasus juga menimbulkan kerusakan permanen pada platina tersebut.

Suhu yang terlalu tinggi jua akan mengakibatkan pemutusan arus listrik dan kelebihan tegangan. Platina yang mengalami kerusakan juga dapat berimbas pada sinyal televisi maupun internet. Walaupun tidak signifikan gangguan ini bisa sangat mengganggu performa dan kinerja perangkat maupun individu.

5. Menimbulkan Suara Bising yang Tidak Nyaman

Terjadinya kerusakan pada relay membuat kumparan pada komponen akan mengembang, sehingga akan membuat suara bising yang tidak nyaman. Suara biasanya akan seperti dengungan, getaran, semacam ketukan berkali-kali, hingga getaran besar seperti pengering mesin cuci.

Baca Juga: Thermostat Kulkas 2 Pintu: Cara Kerja dan Ciri Kerusakannya

Kesimpulan

Dari penjelasan tersebut, kini Anda tahu bahwa relay pada kulkas memang memiliki peranan penting dalam sistem pendinginan. Itulah sebabnya Anda harus pahami ciri-ciri kerusakan, untuk memberikan perawatan terbaik. Untuk membuat kulkas lebih tahan lama, bersihkan secara rutin dan pastikan gunakan sesuai kebutuhan!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *